Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2022

Tiktok : Narkoba Baru

Sejak kemunculannya menggantikan Musically, Tiktok menjadi salah satu media sosial terbesar di Dunia hingga saat ini. Menurut data dari Backlinko, terdapat 1 miliar lebih pengguna aktif di Tiktok pada Januari 2022. Padahal kemunculan Tiktok baru saja terjadi, meskipun begitu dikarenakan pandemi 2020 yang menyebabkan banyaknya pengguna media social berada di rumah sehingga mampu menaikkan popularitas Tiktok pada saat itu hingga ini. Tidak berbeda jauh dengan media sosial lain, kini Tiktok juga memberikan kekhawatiran terhadap masalah kesehatan mental dan sifat ketergantungan untuk para remaja dan anak-anak. Menurut peneliti dari Southwest University, China, menemukan bahwa remaja yang memiliki rasa candu terhadap tiktok akan mengalami pengurangan kapasitas memori sehingga kemampuan daya ingat yang dimiliki mampu berkurang secara signifikan. Tentunya ini akan berdampak pada hasil ujian dan pemahaman yang rendah. Selain itu, secara positif dengan adanya efek kecanduan yang terjadi mampu m...

Tiktok : SCBD Punya Cerita

Fenomena SCBD alias Sudirman Citayam, Bojong Gede dan Depok sempat heboh di internet atau media sosial beberapa bulan lalu. Tren ini juga meluas, sehingga banyak tiktokers muda yang membuat konten Tikooknya di sini. Seperti Jeje yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan di beberapa platform seperti Instagram, Twitter, dll. Netizen melihatnya sebagai ekspresi anak muda, seperti gaya harajuku atau gaya jalanan Shanghai. Banyak komentar positif yang mendukung pemuda Citayam. Netizen yang suportif pun mengaku gaya mereka sangat kreatif dan keren. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa di Indonesia, karena warna kulit dan wajah mereka terlihat kurang cocok bagi sebagian orang untuk memakai gaya fashion tersebut. Tapi ini pertanda baik bagi masyarakat Indonesia karena merupakan ruang publik bagi semua orang di sana. Kami hanya bisa melindungi mereka agar tidak terjadi hal-hal negatif di sana dalam aktivitas mereka. Berdasarkan fasilitas yang ada, memang banyak ruang publik di pinggiran Jakarta...

Tiktok : Keranjang Kuning Ajaib

Semua orang pasti tidak asing dengan adanya konten promosi pada sosial media tiktok. Sejak fitur ini dimunculkan tuk pertama kalinya banyak sekali yang menganggap bahwa era berbelanja online akan berpindah ke tiktok, bahkan tidak sedikit pula media sosial lainnya yang malah berusaha membentuk medianya seperti tiktok, seperti halnya yang dilakukan oleh Instagram yang membuat reels, Youtube dengan Youtube Shortnya, dan masih banyak lagi. Meskipun begitu tiktok shop dengan keranjang kuning pernah mengalami kasus mencengangkan, tersimpannya uang pedagang online yang tidak dapat ditarik membuat banyak sekali pedagang merasa geram, karena hasil yang seharusnya dapat mencapai puluhan juta hanya mampu diambil belasan juta saja. Hingga muncul lah hastag #korbantiktok pada video yang menjelaskan mengenai kerugian yang diterima oleh penjual. Hingga saat ini, kerugian pedagang tersebut masih belum dapat gantinya. Selain itu, tiktok juga pernah melakukan pemajakan yang terbilang tinggi terhadap bar...

Tiktok : Trend Poky love

Beberapa bulan lalu, dunia hiburan dihebohkan dengan tren baru, yakni tren "Pokey Love". Tren tersebut mendapat banyak komentar positif karena dianggap sebagai kado atau kado untuk orang tersayang. Seperti namanya, pokey love ini berasal dari “pokey” yang merupakan snack berbentuk stik dengan rasa yang berbeda-beda. Dibandingkan dengan sosok "cinta", itu berarti susunan berbagai poki dalam bentuk cinta. Hubungan asmara Tik Tok pokie terbukti bisa dijadikan strategi pemasaran yang menguntungkan, khususnya untuk merek pokie. Selain menguntungkan untuk brand poke itu sendiri, juga bisa dijadikan sebagai peluang usaha bagi teman-teman yang punya usaha di gunung atau ingin memulai sendiri. Menawarkan banyak variasi penjualan karangan bunga, yang biasanya terdiri dari karangan bunga, makanan, mainan kertas atau plastik, kini bisa berbeda dalam bentuk cinta yang matang. Cinta yang matang pasti akan mempererat hubungan Anda dengan pasangan.

Tiktok : Bunda Corla

Chintya Corla Pricillia atau akrab di sebut Bunda Corla yang sosoknya menjadi viral di Tiktok karena pembawaan gaya live nya yang mengundang tawa warga Tiktok. Bagaimana tidak, Bunda Corla sering kali menggunakan bahasa Indonesia berlogat Sumatera saat tampil di live Tiktoknya yang membuat viewers terbahak dan menggapai ratusan komentar. Ia sering merekam kegiatan sehari-harinya secara live seperti kesehariannya dirumah saat mendengarkan lagu dangdut dan cara mengekpresikan dirinya secara lucu lewat lagu tersebut. Pelesetan nama-nama artis dangdut yang ia ucapkan dengan penyebutan yang salah juga membuat tawa semakin terkocok terutama ketika menyebut nama Siti Badriah menjadi Siti Badurah dan nama Soimah menjadi Solemah. Pembawaanya yang natural dan hanya bermodal kegiatannya dari bangun tidur, mandi, bersiap-siap bekerja, mendengar atau menyetel lagu, berjoget-joget asik, bekerja, sampai dimarahi bos nya karena live saat bekerja membuat nama Bunda Corla melejit karena disenangi banya...

Tiktok : Mari Kita Coba Sisca Khol

Tiktok semakin hari selalu memiliki warna yang baru untuk disajikan kepada penggunanya. Berbagai konten muncul dan hadir, dari yang paling formal sampai hal-hal unik yang jarang kita lihat sebelumnya, seperti membuat makanan dari bahan-bahan yang unik ataupun menampilkan makanan dengan harga fantastis. Ketika kita mendengar konten tiktok dengan tema makanan mahal atau yang tercipta dari bahan unik pasti secara cepat kita akan berfikir "Oh pasti Sisca Khol" sosok perempuan yang identik dengan kalimat "Mari kita coba!". Bahkan kalimat tersebut telah menjadi branding Sisca di social Media manapun. Wow keren banget ya! Bahkan tidak jarang kalau sebagian besar kreator tiktok lainnya juga turut serta meramaikan kalimat "mari kita coba" milik Sisca. Selain kreator tiktok yang turut meramaikan ternyata semua pedagang dan para remaja juga ikut melakukannya, ketika mau makan ataupun membuat makanan rasanya tidak afdol jika tidak didahului dengan kalimat tersebut. Ha...

Tiktok : Lagu Terendam Air

Hayo! siapa nih yang sudah tidak asing banget ketika mendengarkan video di tiktok selalu saja terdapat musik yang diedit efek terendam air, sehingga suara yang ditampilkan seperti sedang bindeng. Bahkan momen ini pernah dijadikan sebuah meme oleh beberapa orang karena merasa tidak afdol rasanya ketika lagu yang ada di tiktok tidak memiliki efek terendam air, sebuah hal yang sedikit menyebalkan bagi sebagian orang tapi sangat seru jika didengarkan karena dengan efek tersebut akan membuat rasa dari lagu menjadi lebih dalam pemaknaannya. Tentu untuk membuat efek tersebut sebagian orang menggunakan aplikasi edit video agar hasil yang diciptakan lebih sempurna. Namun pernah suatu waktu, saya dan teman-teman membuat efek terendam air secara manual. Mungkin sebagian orang akan berfikir bagaimana saya melakukannya dan pastinya setelah mereka tau bagaimana saya melakukannya mereka pasti akan merasa "ihhh gitu banget" atau "beneran? emang bisa?" bahkan teman-teman saya yang a...

Tiktok : Syulit tuk lupakan rehan

Trend tiktok memang tak ada habisnya, selalu saja ada ragam konten yang membuat kita tertawa ria dan latah untuk melakukannya juga. Awalnya siapapun pasti akan merasa risih dan aneh hingga berkata "kamu ngapain?". Namun, ternyata ketika semua orang melakukannya, sosok yang merasa risih tersebut lambat lain pasti akan mengikutinya. Ya begitulah yang terjadi, sesuatu yang asing jika dijumpai secara terus menerus tentu akan terasa erat. Coba diingat-ingat kembali ketika terdapat sosok perempuan yang memparodikan lagu dengan mengubah liriknya menjadi "begitu syulit lupakan rehan, apalagi rehan baik". Mungkin sebagian besar dari kita akan merasa aneh dengan parodi tersebut yang dinyanyikan dengan mulut yang dibuat² seperti angsa. Namun, siapa sangka bahwa semua orang mengikutinya. Begitupula denganku yang menyanyikannya ketika untuk menghibur seseorang, tentu lagu ini terasa seperti lagu cuci otak karena selalu terbayang-bayang di pikiran tanpa henti. Bahkan ketika diri ...

Tiktok : Apaan tuh?

Siapa yang tidak asing dengan ucapan "apaan tuh?" dengan gerak tangan yang bergelombang mengikuti nada yang dikeluarkan. Tentu semua mengetahui ucapan ini hingga menimbulkan gelak tawa ria yang kencang sekali, bahkan tidak jarang dari kita mencoba melakukannya. Ketika ingin mengetahui sesuatu selalu berkata "apaan tuh?" yang tentu tidak akan lupa tangan yang bergerak bergelombang mengikuti nada. Terlihat menyenangkan dan lucu sekali ketika berjumpa ataupun melakukan sikap seperti itu. Hahaha hari ini rasanya tersenyum geli ketika mendengarnya.

Tiktok : Kamu nanya? Biar aku kasih tau ya!

Beberapa hari ini hidupku jadi berbeda. Mulai dari pagi, siang, sore, hingga saat aku tidur, aku dihantui kalimat yang membuatku tercandu-candu. Baik di rumah, maupun di luar rumah, seperti ketika guruku sedang menjelaskan pelajaran dan memberi pertanyaan kepadaku, dengan spontan aku berkata "Kamu nanya?". Bahkan di semua pertanyaan yang dilontarkan orang-orang lainnya, selalu dijawab dengan "Kamu nanya? Kamu bertanya-tanya?". Tidak hanya diriku, semua orang seperti itu. Di seluruh platform media sosial, di mana pun selalu ada "Kamu nanya?". Saat aku lelah dengan semua ini, aku mencoba untuk melawan dengan tidak terlibat percakapan "Kamu nanya", tapi nihil. Ketika aku membeli sesuatu di rumah makan, ada seorang pelayan yang menanyakan ingin memesan apa kepadaku. Aku benar-benar menahan untuk tidak mendengarkan kalimat "Kamu nanya?" dari orang lain, meskipun dari raut wajah pelayan itu ingin sekali aku bertanya, dan dengan cepat aku m...